
kepala dinas PMK Gayo Lues ketika berinteraksi dengan salah seorang peserta.
ZOOM NEWS GAYO LUES — Ancaman narkoba terhadap generasi muda menjadi perhatian serius yang membutuhkan kepedulian semua pihak. Para pelajar tingkat SMP dan SMA harus dibekali pemahaman sejak dini agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat menghancurkan masa depan mereka.
Pesan penting tersebut mengemuka dalam kegiatan talk show informasi dan edukasi bertema “Ananda Bersinar: Aksi Nasional Anti Narkoba Menuju Indonesia Emas”, yang menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Gayo Lues, Dr. Sartika Maya Sari, S.STP., M.A., sebagai salah satu narasumber.
Kegiatan ini menyasar kalangan pelajar SMP dan SMA sebagai generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan edukasi agar mampu mengenali bahaya narkoba serta berani menolak segala bentuk ajakan yang dapat menjerumuskan mereka.
Dalam konteks tersebut, peran pemerintah daerah dan pemerintah kampung dinilai penting untuk membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, memperkuat kepedulian masyarakat, serta mendorong pencegahan narkoba sejak dini.
Jangan sampai masa depan pelajar yang seharusnya dipenuhi cita-cita justru direnggut oleh ancaman narkoba. Usia remaja merupakan masa penting dalam pembentukan karakter dan pengambilan keputusan. Karena itu, pengetahuan tentang bahaya narkotika, pengaruh lingkungan pergaulan, dan pentingnya keberanian mengatakan tidak harus ditanamkan sejak bangku sekolah.
Kehadiran Dr. Sartika Maya Sari dalam talk show tersebut menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat edukasi dan kepedulian terhadap perlindungan generasi muda. Upaya ini diharapkan tidak hanya berlangsung di ruang kegiatan, tetapi juga berlanjut melalui peran keluarga, sekolah, pemerintah kampung, dan masyarakat.
Melalui kegiatan Ananda Bersinar, para pelajar diharapkan semakin memahami bahwa menjaga diri dari narkoba merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan, pendidikan, cita-cita, dan masa depan mereka.
Perang melawan narkoba bukan semata-mata tugas aparat penegak hukum. Ini adalah tanggung jawab bersama. Ketika anak-anak dan remaja terlindungi, sesungguhnya masa depan Gayo Lues dan cita-cita Indonesia Emas turut dijaga.
Sebab, menyelamatkan satu generasi dari narkoba berarti menjaga harapan bagi masa depan bangsa.(Amin lingga).




















