
*TERANGUN, GAYO LUES* — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Terangun akan difokuskan pada pengembangan fasilitas dapur yang sudah beroperasi.
Pemerintah setempat menilai tidak diperlukan pembangunan kantin MBG baru di sekolah. Dapur MBG yang telah berjalan saat ini sudah memadai dan hanya perlu ditingkatkan kapasitas serta kualitasnya agar pelayanan bisa lebih maksimal.
Langkah ini dianggap lebih efisien karena memanfaatkan sarana yang ada, tanpa harus mengeluarkan anggaran besar untuk membangun baru. Dengan begitu, sumber daya dapat difokuskan untuk meningkatkan mutu makanan dan jangkauan penerima manfaat.
Selain untuk siswa, dapur MBG Terangun juga diharapkan dapat menjangkau kelompok rentan lainnya seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan pada situasi tertentu.
Bukti nyata peran dapur MBG saat ini adalah dengan terpenuhinya 19 Sekolah dan 14 Desa dengan total jumlah penerima manfaat keseluruhan sebanyak 2641 orang yang meliputi peserta didik, Balita, Ibu menyusui, dan Ibu Hamil di wilayah Kecamatan Terangun.
Dengan mempertahankan dan mengembangkan fasilitas yang ada, diharapkan program MBG di Terangun bisa terus berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.(Amin lingga).




















