
ZOOM NEWS GAYO LUES – Tangis dan duka masih menyelimuti warga Desa Lukup Baru, Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, setelah musibah kebakaran melanda permukiman warga pada 26 Agustus 2026.
Dalam sekejap, kobaran api mengubah rumah dan harta benda yang selama ini menjadi tempat berteduh serta bagian dari kehidupan warga menjadi puing-puing. Di tengah kepedihan itu, para korban kini harus menghadapi kenyataan pahit dan membutuhkan uluran tangan dari sesama.
Melihat kondisi tersebut, Pengurus Muhammadiyah Gayo Lues bergerak membuka Posko Bantuan Kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah.
Posko ini dibuka untuk menghimpun bantuan dari masyarakat yang ingin berbagi kepada para korban, baik berupa uang tunai maupun kebutuhan sehari-hari.
Pengurus Muhammadiyah Gayo Lues mengajak masyarakat untuk bersama-sama meringankan beban saudara-saudara yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kami membuka posko bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran di Desa Lukup Baru. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu dan meringankan beban mereka,” kata Pengurus Muhammadiyah Gayo Lues.
Uluran Tangan Kita, Harapan bagi Mereka
Bagi sebagian orang, bantuan mungkin terlihat sederhana. Namun bagi korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda, sebungkus sembako, pakaian layak pakai, atau sedikit uang yang disisihkan dapat menjadi begitu berarti.
Tidak ada jumlah yang terlalu kecil ketika diberikan dengan ketulusan.
Masyarakat yang ingin berdonasi dapat menyalurkan bantuan melalui rekening LAZISMU:
Bank Aceh:
07101040000025
a.n. LAZISMU
BSI:
1056054924
a.n. LAZISMU
Selain donasi uang, Posko Kemanusiaan Muhammadiyah Gayo Lues juga menerima sembako, pakaian layak pakai dan bantuan lainnya yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan para korban.
Informasi dan Contact Person
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyaluran bantuan atau ingin memberikan donasi secara langsung, dapat menghubungi:
📞 Contact Person: 0852-6112-9087
Musibah tidak pernah mengenal siapa yang akan menjadi korbannya. Hari ini mereka yang kehilangan rumah dan harta benda, namun esok bisa saja giliran kita membutuhkan pertolongan.
Karena itu, mari sisihkan sebagian rezeki yang kita miliki untuk saudara-saudara kita di Lukup Baru.
Mungkin bagi kita hanya sedikit, tetapi bagi mereka bisa menjadi alasan untuk kembali tersenyum.
Mari bergandengan tangan, menyalakan kembali harapan yang sempat padam bersama kobaran api.
Ketika rumah mereka kehilangan tempat untuk pulang, mari kita hadirkan kepedulian sebagai tempat mereka menaruh harapan.(Amin lingga)




















