
sumber photo: dokumen pribadi Adi resam.
ZOOM NEWS GAYO LUES – Masyarakat Kabupaten Gayo Lues diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dugaan akun media sosial maupun aplikasi perpesanan palsu yang mengatasnamakan Bupati Gayo Lues.
Imbauan tersebut disampaikan melalui poster resmi yang beredar di masyarakat. Dalam poster itu disebutkan, akun palsu tersebut diduga digunakan untuk menghubungi masyarakat secara pribadi dengan berbagai alasan, termasuk meminta bantuan dana maupun informasi pribadi.
Modus yang digunakan antara lain dengan mengatasnamakan Bupati dan mengirimkan pesan kepada sejumlah pihak. Pelaku kemudian dapat mengarahkan calon korban untuk memberikan sejumlah informasi atau melakukan transfer uang dengan berbagai alasan dan iming-iming.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau permintaan dari akun yang tidak resmi, meskipun akun tersebut menggunakan nama, foto profil, maupun identitas yang menyerupai pejabat pemerintah.
Masyarakat juga diminta untuk tidak memberikan data pribadi, informasi penting, maupun melakukan transfer dana apabila menerima pesan mencurigakan.
Pastikan Informasi dari Kanal Resmi
Untuk memperoleh informasi yang benar mengenai kegiatan dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, masyarakat diimbau hanya mengakses kanal dan media sosial resmi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, di antaranya kanal Prokopim Gayo Lues dan Diskominfo Gayo Lues.
Selain itu, masyarakat juga diminta melakukan pengecekan terlebih dahulu apabila menerima pesan yang mengatasnamakan Bupati maupun Wakil Bupati Gayo Lues, terutama jika pesan tersebut berkaitan dengan permintaan uang atau bantuan dana.
“Jangan mudah percaya, jangan memberikan data pribadi, dan jangan melakukan transfer dana kepada akun yang tidak resmi,” demikian inti peringatan yang disampaikan dalam imbauan tersebut.
Pemerintah berharap masyarakat turut membantu mencegah terjadinya korban penipuan dengan menyebarluaskan informasi ini kepada keluarga, sahabat, dan masyarakat sekitar.
Dengan kewaspadaan bersama, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.(Amin lingga).




















