
sumber photo: dokumen pribadi sultan lesten.
ZOOM NEWS GAYO LUES – Kampung Lesten, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, menyimpan potensi pertanian yang dinilai layak untuk terus dikembangkan. Salah satunya adalah kencur, komoditas yang telah dibudidayakan masyarakat setempat dan dikenal memiliki kualitas yang baik.
Potensi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Melalui kegiatan survei dan tindak lanjut komoditas potensial Kampung Lesten, Bupati Gayo Lues turun langsung melihat kondisi serta potensi pengembangan tanaman kencur yang selama ini menjadi salah satu komoditas masyarakat.
Kampung Lesten bahkan disebut sebagai salah satu kampung yang mengembangkan tanaman umbi tersebut secara cukup serius. Kondisi lahan dan kualitas kencur yang dihasilkan menjadi daya tarik tersendiri untuk dikembangkan dalam skala yang lebih luas.
Ketertarikan pemerintah daerah tidak berhenti pada kegiatan survei. Bupati Gayo Lues berencana memberikan dukungan berupa bantuan bibit kepada masyarakat Kampung Lesten, sebagai langkah awal untuk mendorong peningkatan produksi sekaligus memperluas pengembangan komoditas kencur.
Pengembangan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Lesten. Dengan pengelolaan yang baik, kencur dapat menjadi salah satu komoditas unggulan yang memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan pendapatan petani.
Potensi tersebut menjadi semakin penting mengingat Kampung Lesten memiliki karakteristik wilayah yang mendukung kegiatan pertanian. Dukungan pemerintah, mulai dari penyediaan bibit hingga pendampingan budidaya dan pemasaran, diharapkan mampu menjadikan kencur sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan di Gayo Lues.
Dari Lesten, potensi kecil di lahan masyarakat diharapkan tumbuh menjadi komoditas unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gayo Lues.(Amin lingga)




















