
Zoom news GAYO LUES – Suasana demokrasi di tingkat kampung mulai terasa menjelang pemilihan Pengulu Kampung Umelah, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, untuk periode 2027–2032. Mat Perang dan Juman tampil sebagai bakal calon yang siap mengambil bagian dalam kontestasi kepemimpinan kampung tersebut.
Melalui poster yang beredar, Mat Perang diperkenalkan sebagai bakal calon Pengulu Kampung Umelah, sementara Juman maju sebagai bakal calon Sekretaris Desa (Sekdes). Keduanya tampil mengenakan pakaian adat Gayo, dengan latar hamparan perkebunan kopi dan pegunungan yang menggambarkan kekayaan alam serta potensi daerah Gayo Lues.
Keikutsertaan Mat Perang dan Juman menjadi bagian dari dinamika demokrasi di tingkat kampung. Pemilihan pemimpin kampung bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan juga momentum bagi masyarakat untuk menentukan sosok yang dinilai mampu membawa perubahan, memperkuat kebersamaan, dan mendorong pembangunan kampung ke arah yang lebih baik.
Di tengah harapan masyarakat terhadap kemajuan kampung, kepemimpinan yang amanah, transparan, serta mengutamakan kepentingan bersama menjadi hal penting. Terlebih, potensi perkebunan kopi dan kekayaan alam yang dimiliki wilayah Gayo Lues dapat menjadi modal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik.
Masyarakat diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan pemilihan dengan bijak, menjaga persaudaraan, serta menjadikan perbedaan pilihan sebagai bagian dari demokrasi yang sehat.
Pemilihan Pengulu Kampung Umelah periode 2027–2032 diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, menjaga nilai-nilai adat Gayo, dan menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga.
Sebab, kemajuan sebuah kampung tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin, tetapi juga oleh kuatnya persatuan dan keterlibatan seluruh masyarakat dalam membangun masa depan bersama.(Amin lingga).




















